17 Agustus 2007

Kita Akan Bermain Diposisi Yang Mana…???

Pemasar dari belahan benua Eropa dan Amerika dikenal mampu membuat customer yang membeli produknya tidak begitu mempermasalahkan harga, kondisi ini berbeda dengan pemasar dari benua Asia yang dikenal selalu mencoba menyuguhkan produk-produk dengan harga murah bahkan jika perlu semurah-murahnya, akibatnya produk harus dijual dengan jumlah yang banyak, harus bermain volume dalam penjualan dan turn over produk harus tinggi agar mendapatkan margin yang diinginkan.


Sehingga dari dua orientasi tersebut akhirnya menghasilkan produk dengan quality, cost, delivery, savety dan moral yang berbeda pula, yang satu tinggi + mahal dan yang satunya lagi biasa-biasa saja bahkan cenderung rendah + murah.Dan sekarang kita akan bermain diposisi yang mana....?, ada sekitar empat posisi ketika kita akan bermain margin (keuntungan) dan turn over produk yang bisa digambarkan sebagai berikut :


1. High Margin + High Turn Over = margin tinggi + turn over produk tinggi. 2. High Margin + Low Turn Over = margin tinggi + turn over produk rendah. 3. Low Margin + High Turn Over = margin rendah + turn over produk tinggi. 4. Low Margin + Low Turn Over = margin rendah + turn over produk rendah.


Bisnis retail biasanya akan mengambil posisi yang ketiga yaitu Low Margin + High Turn Over, artinya mengambil margin (keuntungan) yang rendah dan harus menjual produk dengan volume turn over yang tinggi. Disini retail banyak bermain dengan volume, yang sangat nampak jelas diposisi ini adalah retail-retail sembako, dari mulai hypermarket sampai mini market. Para pemain retail diposisi ini sering melakukan juga strategy mix margin, ribet, potongan discount dari suplier, sewa tempat yang murah dibawah harga normal pada umumnya, dan strategy-strategy lainnya.


(17 Agustus 2007, di Tegal)

0 komentar: