<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646</id><updated>2011-04-22T05:01:16.263+07:00</updated><category term='Marketing'/><category term='Motivation'/><category term='Inspiration'/><category term='Investment'/><category term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Catatan Perjalanan Adib Munajib</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-807309343852598827</id><published>2007-10-01T18:42:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T23:09:58.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Saya Yang Mantan Pedagang Kaki Lima Bertemu Dengan Chang Shu Hua di Kediri</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02390.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02390-150x150.jpg" title="dsc02390" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-347"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02391.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02391-150x150.jpg" title="dsc02391" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-348"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Saya benar-benar menikmati perjalanan sebagai Duta TDA, dan Alhamdulillah perjalanan sudah sampai di Kediri, walaupun di Kediri saya tidak bertemu dengan member TDA, karena yang bersangkutan sedang tidak dirumah dan alasan lainnya yaitu keterbatasan waktu.Namun Alhamdulillah, dalam perjalanan di Kediri saya bisa berbagi hal lain yang lebih mengasyikkan tentang pengalaman saya sebagai pedagang kaki lima di alun-alun kota Pare Kediri dan pertemuan saya dengan Chang Shu Hua.Ya, saya pernah menjadi pedagang kali lima di alun-alun kota Pare Kediri hampir setahun lamanya, waktu itu saya masih ingat setelah lulus kuliah saya ingin kursus bahasa Inggris di kota Pare Kediri yang terkenal sebagai "kampung Inggris". Karena saya sudah malu minta biaya sama orang tua akhirnya saya membiayai kursus bahasa Inggris dengan cara menjadi pedagagang kaki lima di alun-alun kota Pare Kediri. Barang yang saya jual adalah lukisan kaca, yang melukis adalah teman saya yang menjadi pedagang kaki lima juga di kota Jombang. Nah pengalaman menjadi pedagang kaki lima merupakan cikal-bakal kemampuan saya dalam mengasah ilmu penjualan dan waktu itu saya hampir membeli sebuah toko, namun gagal karena saya keburu pindah ke Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Koh Adib....., ya beberapa orang memanggil saya dengan sebutan koh...., termasuk petemuan saya dengan encik Chang Shu Hua yang memanggil saya dengan sebutan koh......, beliau adalah owner Murni Fashion Kediri dan sebagai agen property Hayam Wuruk Trade Center Kediri dan Panglima Sudirman Trade Center Tulung Agung. Dan yang tak disangka ternyata beliau adalah teman seorang owner perusahaan entertaint terkenal tempat saya dulu bekerja di Jakarta. Akhirnya obrolanpun berjalan begitu akrabnya sampai menjelang sore, ternyata beliau menerapkan juga ilmu 2 M yaitu memberi dan melayani. Dan mengenai panggilan koh, alhamdulillah saya tidak merasa keberatan, karena dulu nenek buyut saya adalah warga "keturunan" yang asimilasi menikah dengan kakek buyut saya yang asli dari Jawa. Berbagai macam sebutan panggilan entah itu mas, kokoh, cak, gus, kawan, dan kang bagi saya yang penting adalah nilai esensi panggilannya yaitu membuat lebih akrab dan meyakinkan saya bahwa perbedaan-perbedaan tidak akan ada jika kita mampu menggunakan bahasa rahmat, yaitu bahasa cinta kasih dan bahasa kasih sayang, seperti yang diamalkan oleh teman saya yang enerjik Chang Shu Hua.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Dini Hari Di Hotel Sanashtri Solo)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-807309343852598827?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/807309343852598827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=807309343852598827' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/807309343852598827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/807309343852598827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/10/saya-yang-mantan-pedagang-kaki-lima.html' title='Saya Yang Mantan Pedagang Kaki Lima Bertemu Dengan Chang Shu Hua di Kediri'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-2582178855708730152</id><published>2007-09-29T18:40:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:53:12.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiration'/><title type='text'>Perjalanan Duta TDA Dalam Acara Pertemuan Lintas Milist Dan Pertemuan Dengan TDA Malang</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02380.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02380-150x150.jpg" title="dsc02380" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-349"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02388.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02388-150x150.jpg" title="dsc02388" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-350"/&gt;&lt;/a&gt; Perjalanan di Malang diwarnai dengan pertemuan lintas milist yang diprakarsai oleh pak Moch. Slamet S. dan pak Yopie Hutahean (moderator milist THE PROFEC), tuan rumahnya adalah pak Hansa Hatian (owner toko buku Eramedia Islami dan sebagai Bendahara JPMI daerah Malang Raya). Perserta yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah : 1. Moch. Slamet S. (Trainer E.D.A.N.). 2. H. Asmualik, ST. (Ketua Umum JPMI Malang Raya). 3. Hansa Hatiawan (owner Eramedia Islami Bendahara JPMI Malang Raya). 4. Yopie Hutahean (Rekavisitama INC dan moderator THE PROFEC). 5. Meru Vipasana (Exxo Extension, IEU &amp;amp; AREMAEU). 6. Faisal (Praktis Travel). 7. Alfian Nur Choliq (Unicore). 8. Agung Firdaus (Linkapisindomedia dan TDA Malang). 9. Dony Kris (Winner Lap dan TDA Malang). 10. Adib M. (Duta TDA).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dan setelah itu ada tambahan acara membahas tentang seputar kegiatan TDA Malang dengan sam Ambay (Sandal Lucu), sam Tito dan sam Agung Firdaus. Semoga semangat entrepreneur yang membumi terus bergema di bumi Nusantara tercinta ini dan semangat-semangat para penggeraknya terus menyala dengan tulus dan ikhlas.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Suatu Malam Di Lab PH Fakultas Kedokteran Unibraw Malang)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-2582178855708730152?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/2582178855708730152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=2582178855708730152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/2582178855708730152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/2582178855708730152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/09/perjalanan-duta-tda-dalam-acara.html' title='Perjalanan Duta TDA Dalam Acara Pertemuan Lintas Milist Dan Pertemuan Dengan TDA Malang'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-7451228285235802708</id><published>2007-09-28T18:37:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:38:32.616+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiration'/><title type='text'>Berhadapan Dengan Realitas Hidup (Lumpur Lapindo Sidoarjo)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc01508.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc01508-150x150.jpg" title="dsc01508" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-353"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Setelah melalui serangkaian perjalanan dan bersilaturrahmi dengan teman-teman di Surabaya dan paginya saya menyempatkan diri membalas respon email teman-teman milist www.brebes.net atas wacana TDA Pantura (kang Suherman milist Brebes dan mas P. Subagyo orang Brebes yang sedang di Qatar membawahi 2 restoran besar sebagai Chief de Cuisine Biella Italian Restorante Doha State of Qatar).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Akhirnya sampai juga saya di kota Malang, tempat saya menghabiskan masa kuliah sebagai aktivis mahasiswa dan kota dimana dipertemukannya saya dengan istri saya. Setiba di Malang saya langsung mengirim SMS buat teman-teman di Malang, dari mulai teman-teman alumni semasa kuliah dulu sampai teman-teman milist TDA (cak Ambay, cak Sinan TDA Joglosemar yang kebetulan lagi pulang kampung di Malang) dan teman-teman lintas milist (cak Moch Slamet dan cak Yopie), sebenarnya saya hanya berniat hadir untuk silaturrahmi diacara lintas milist tersebut, namun dengan gaya seperti TDA, saya ditodong untuk mengisi acara tersebut, padahal saya bukanlah speaker yang baik.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sudah beberapakali saya melewati daerah yang terkena bencana lumpur Lapindo Sidoarjo, namun sebagai orang kecil saya tidak bisa berbuat banyak, selain hanya bisa berdoa mudah-mudahan pemerintah segera menuntaskan masalah tersebut. Ketika saya berada diantara puing-puing pinggiran lumpur Lapindo, terasa sekali hawa panas yang sempat memanaskan fisik dan jiwa ini.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Lumpur Lapindo menjadi semacam kekuatan pengusaha yang usahanya sedang terkena musibah dan sedang diuji olehNya seberapa besar tingkat kepeduliannya terhadap masyarakat yang terkena musibah dan seberapa besar jiwa dan hati nurani sang pengusaha tersebut terketuk ikut menyelesaikan masalah tersebut. Saya tidak akan mengulas panjang karena berita-berita di media-media lebih akurat.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Namun dari pengalaman perjalanan ini, saya berinteraksi dengan banyak kenyataan yang terjadi dan berinteraksi dengan berbagai bentuk macam persepsi dan karakter manusia. Ya selama dalam perjalanan saya mengalami interaksi kenyataan yang terjadi di lingkungan sekitar, baik ketidak disiplinan di jalan raya, lihat polisi yang sedang memeriksa pengendara, lihat kecelakaan, lihat pengemis dimana-mana, lihat kenyataan pahit lumpur Lapindo Sidoarjo, dan melihat berbagai macam kenyataan pahit dan menyenangkan yang langsung mempengaruhi pikiran dan perasaan saya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Bagai perjalanan Sun Gokong yang selalu berhadapan dengan berbagai macam karakter manusia, saya juga berhadapan dan berinteraksi dengan berbagai macam karakter orang, dari mulai orang yang berbeda bangsanya, yang berbeda keyakinannya, yang berbeda persepsinya, yang berbeda perilakunya, yang semuanya juga secara langsung dan tidak langsung masuk kedalam pikiran dan perasaan saya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Yah saya sedang berhadapan dengan realitas kehidupan yang berbeda-beda, yang akhirnya dalam berinteraksi dengan berbagai macam perbedaan tersebut satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah saya mengunakan bahasa general, yaitu bahasa hati, bahasa cinta kasih dan bahasa kasih sayang.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Untuk itu dari berbagai pengalaman perjalanan ini yang sudah saya lalui selama hampir 9 tahun, saya berharap sekali di milist ini terus didengungkan bahasa persatuan (bahasa rahmat), yaitu menebarkan rahmat dengan bahasa kasih sayang dan cinta kasih, sebisa mungkin hindarilah berdebat mempertahankan persepsi, memaksakan keyakinan masing-masing dan merasa yang paling benar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Teman-teman, realitas kehidupan dilapangan begitu memperihatinkan !!!, bersyukurlah anda yang sudah naik mobil ber AC, bersyukurlah anda yang sudah tidur diruangan ber AC, bersykurlah dengan segenap pemberianNya, bersyukurlah dan tebarkanlah rahmat dengan bahasa kasih sayang dan cinta kasih, tidak perduli sebesar dan sekecil apapun nilai materinya dimata manusia.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Sudah Di Gajah Mada Plaza Malang)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-7451228285235802708?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/7451228285235802708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=7451228285235802708' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/7451228285235802708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/7451228285235802708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/09/berhadapan-dengan-realitas-hidup-lumpur.html' title='Berhadapan Dengan Realitas Hidup (Lumpur Lapindo Sidoarjo)'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-8121229924256049474</id><published>2007-09-25T12:14:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:29:11.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investment'/><title type='text'>Investasi Waktu (Pertemuan Di Rumah Cak Wuryanano Surabaya)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02360.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02360-150x150.jpg" title="dsc02360" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-352"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pertemuan sore itu di rumah mas &lt;a href="http://www.wuryanano.com/"&gt;Wuryanano&lt;/a&gt; dimulai dengan sambutan yang ramah dari tuan rumah yaitu mas Wuryanano dan Istri. Setelah berbincang sebentar akhirnya kami disuguhkan minuman es jeruk yang segar sebagai pelepas dahaga berbuka puasa dan setelah itu kami disuguhkan gado-gado yang nikmat. Perbincangan berlanjut meriah dan penuh canda tawa, walaupun apa yang kami bicarakan lumayan serius dan materinya lumayan berat, namun dalam kesempatan ini saya belum bisa mensharingkan apa-apa yang menjadi pembicaraan kami waktu itu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pembicaraan berakhir sekitar pukul 22:00 yang ditutup dengan acara photo bersama. Yang bisa saya sampaikan disini adalah bagaimana beliau-beliau bersedia melakukan investasi waktu disela-sela kesibukan aktivitas masing-masing. Karena kata-kata sibuk sering menjadi alasan bagi orang-orang yang super sibuk, sehingga investasi waktu sering dilupakan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Perjam / perhari / perbulan saya dibayar berapa sih...? Itulah pertanyaan yang saya tanyakan kepada diri saya sendiri dan tentunya pertanyaan saya juga berlaku untuk beliau-beliau dan semua yang membaca tulisan ini. Namun dalam dunia bisnis ada investasi yang tidak bisa diukur dengan duit, yaitu investasi waktu yang pengaruhnya lebih besar dibanding pertemuan-pertemuan bisnis formal. Ya itulah kekuatan networking yang didasarkan pada semangat spiritual, seperti semangat bersahabat, semangat bersilaturrahmi, semangat berbagi, semangat memberi, semangat melayani dan semangat menebar rahmat.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pertemuan di rumah mas &lt;a href="http://www.wuryanano.com/"&gt;Wuryanano&lt;/a&gt; dihadiri oleh beberapa rekan dari SIDEC (Sidoarjo Entrepreneur Club) yang bagian dari SEC (Surabaya Entrepreneur Club). Dalam pertemuan tersebut nama-nama yang bisa saya sebutkan diantaranya adalah, mas &lt;a href="http://www.betigaklaten.wordpress.com/"&gt;Bambang Triwoko&lt;/a&gt; (TDA Joglosemar), cak &lt;a href="http://www.baksokuto.com/"&gt;Wachid B. Krismanto&lt;/a&gt; (Bakso Kuto wong Malang cak To / Koordinator SIDEC), pak &lt;a href="http://www.suciptoajisaka.com/"&gt;Ir. Sucipto Ajisaka, MBA.&lt;/a&gt; (CEO International) dan mas Sjamsul Harun.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Suatu Hari Di Surabaya Plaza)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-8121229924256049474?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/8121229924256049474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=8121229924256049474' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/8121229924256049474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/8121229924256049474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/09/investasi-waktu-pertemuan-di-rumah-cak.html' title='Investasi Waktu (Pertemuan Di Rumah Cak Wuryanano Surabaya)'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-8528493134952634931</id><published>2007-09-22T18:30:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:27:24.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiration'/><title type='text'>Pertemuan Duta TDA Dengan Sang CEO Dan Guru Besar (Cak Wuryanano)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02354.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02354-150x150.jpg" title="dsc02354" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-357"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02359.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/dsc02359-150x150.jpg" title="dsc02359" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-358"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Berdiskusi dengan pak &lt;a href="http://www.roniyuzirman.com/"&gt;Roni&lt;/a&gt;, mas Prie GS, mas Tito, mas Budi Prajitno, mas &lt;a href="http://www.betigaklaten.wordpress.com/"&gt;Bambang Triwoko&lt;/a&gt; dan cak &lt;a href="http://www.wuryanano.com/"&gt;Wuryanano&lt;/a&gt; tidak akan pernah bosan apalagi menjemukan. Itu terbukti saat diskusi selalu mengasyikkan dan mengahabiskan waktu yang cukup lumayan panjang.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Siang itu saya menuju ke sebuah kampus Lembaga Pendidikan Profesi SWASTIKA PRIMA Community College, yang disambut ramah oleh sang tukang parkir, dan ketika masukpun saya disambut ramah sekali oleh petugas customer servicenya, selang bebarapa waktu saya bertemu dengan CEO &amp;amp; Founder PT. SAWSTIKA PRIMA INTERNATIONAL yang memiliki beberapa jaringan bisnis dan seorang Guru Besar Perguruan Daya Shakti BAYU SUKMA yaitu cak &lt;a href="http://www.wuryanano.com/"&gt;Wuryanano&lt;/a&gt; sendiri, disertai Istri dan anak beliau, tentu saja disambut dengan sangat ramah, melebihi keramahan karyawan-karyawannya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Perbincangan lumayan panjang dan saling bertukar pikiran, diantaranya adalah membahas dan mengkritisi tentang seputar milist-milist entrepreneur yang sedang menjamur beserta cara-cara membernya berbisnis, termasuk isu-isu yang gampang sekali membakar para member milist, yang unik adalah pengalaman pak Wuryanano (Surabaya) justru idenya sama dengan pengalaman pak Budi Prajitno (Solo) dan pak Bambang Triwoko (Jogja) yang intinya lebih menekankan agar kita lebih memilih menjadi pengusaha Bumi, bukan pengusaha LANGIT (dibahas lebih lanjut dalam tulisan tersendiri).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Setelah berbincang cukup lama akhirnya saya diajak keliling melihat ruang kelas kampus SWASTIKA PRIMA, ruang fashion Annida, ruang laboratorium bisnis dan mini bar. Pertemuan mengasyikkan tersebut diakhiri dengan photo bersama. Terimakasih cak Wuryanano atas sambutannya yang ramah dan mengasyikkan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Bersama di TDA membesarkan bisnis kita di muka Bumi dengan cita-cita setinggi langit.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Sore Hari Di Graha Suryanata Surabaya)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-8528493134952634931?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/8528493134952634931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=8528493134952634931' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/8528493134952634931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/8528493134952634931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/09/pertemuan-duta-tda-dengan-sang-ceo-dan.html' title='Pertemuan Duta TDA Dengan Sang CEO Dan Guru Besar (Cak Wuryanano)'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-2604875272644903490</id><published>2007-09-20T18:14:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:26:20.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation'/><title type='text'>Bertemu Dengan Prie GS Untuk TDA</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Hari ini saya di Semarang bertemu dengan mas Tito, membicarakan bagaimana kelangsungan TDA Semarang, sebelumnya mas Tito bercerita panjang lebar saat bertemu dengan bu &lt;a href="http://www.aningharmanto.com/"&gt;Ning Harmanto&lt;/a&gt; awal bulan September di Hotel Pandanaran.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Singkat cerita kami meluncur ke tempat mas &lt;a href="http://www.prie-gs.com/"&gt;Prie GS&lt;/a&gt; (presenter dan kartunis) di kantor beliau, dan kami terlibat dalam pembicaraan yang sangat menarik sekali, sebagaimana yang sudah dikenal bahwa pandangan-pandangan mas Prie GS dikenal menyejukkan hati baik di radio, media massa, maupun di Televisi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dalam kesempatan itu saya dengan mas Tito juga memberikan sedikit pandangan tentang visi, misi dan action TDA yang di provokatori oleh pak Roni di Jakarta, yang secara umum mempunyai tujuan menebar rahmat, memberi dan melayani. Dalam kesempatan itu mas Prie GS dan juga mewakili kelompoknya tidak keberatan kalau dianggap sebagai member TDA.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Ketika saya minta kesedian beliau untuk berkenalan dengan pak Roni dan member TDA, beliau tidak keberatan alamat emailnya dan no HP nya dieksplor dalam milist TDA ini. Harapan saya dengan diramaikannya TDA Semarang oleh mas Prie GS dan kelompoknya, bisa lebih memacu lagi perkembangan TDA Semarang dimasa yang akan datang. Dan mudah-mudahan dalam waktu dekat hajatan Halal Bi Halal TDA Joglosemar di Semarang bisa berjalan dan bisa terwujud. Terimakasih mas Prie GS dan mas Tito maju terus dan tetap semangat memajukan TDA.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Alamat Email dan No HP mas Prie GS untuk TDA : Web : www.prie-gs.com Email : priegs@yahoo.com HP : 08122935948&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Salam Funtustic&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Ciputra Mal Simpanglima Semarang)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-2604875272644903490?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/2604875272644903490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=2604875272644903490' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/2604875272644903490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/2604875272644903490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/09/bertemu-dengan-prie-gs-untuk-tda.html' title='Bertemu Dengan Prie GS Untuk TDA'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-1667581067903710638</id><published>2007-09-15T18:19:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:24:25.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation'/><title type='text'>2 M (Memberi dan Melayani)</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;bBetul sekali yang dikatakan mas &lt;a href="http://www.wuryanano.com/"&gt;Wuryanano&lt;/a&gt;, nafas TDA memang tidak jauh dari profil foundernya pak &lt;a href="http://www.roniyuzirman.com/"&gt;Roni&lt;/a&gt; dan barisan-barisan member TDA dibelakangnya yang memiliki Jiwa memberi dan melayani.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Seperti yang disampaikan oleh mas &lt;a href="http://www.fuadmuftie.wordpress.com/"&gt;Fuad Muftie&lt;/a&gt;, diantara action yang saya kenal di TDA Joglo adalah mendatangi member-member yang sedang mengalami kesusahan dan stagnasi, mudah-mudahan action ini tetap lestari dan manjadi habits di TDA. Dan saya amati yang diberikan oleh para provokator-provokator TDA adalah kail bukan ikannya, sehingga member yang dimentori akan bisa sendiri menangkap ikan-ikannya lebih banyak lagi dengan kail yang diberikan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Jadi ingat ceramah Ust. Yusuf Mansur dalam "Kun Fayakun", yang menukilkan hadits kudsi "kalau engkau ingin mencari Aku (Allah) carilah orang-orang yang hancur hatinya". Dan Gus Mus pernah menukilkan kata-kata , "tanamlah apa yang perlu ditanam, pupuklah apa yang perlu dipupuki, jangan melihat siapa yang akan memetik hasilnya nanti".&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dan dalam kesempatan bersua dengan "orang yang dipaksa Mulya" yaitu mas Prie GS (heh heh heh), memang beliau paling bisa menyampaikan hal-hal yang berat menjadi ringan dicerna dan paling jago membuat orang tertawa lepas, walaupun baru bertemu kita merasa sudah dekat sekali. Setelah mas Prie GS bersedia menjadi bagian dari TDA Community, mudah-mudahan beliau bersedia memberi wawasan-wawasan (kail-kail) entrepreneur dan hal-hal lainnya. Karena mas Prie GS adalah termasuk orang yang mulya, maka saya yakin beliau juga bersedia memberi dan melayani dalam bentuk tulisan, kalau tidak bersedia berarti tidak mulya (heh heh heh, maksa lagi yah mas Prie GS).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Mudah-mudahan di tahun 2020, saat kita menghadapi pasar bebas nanti (free market), bangsa kita sudah dipimpin oleh orang-orang yang mempunyai jiwa memberi dan melayani disemua lini. Kata mas Prie GS kalau tahun 2007 ini sudah 30% pemimpin bangsa kita menunjukkan potensi positive, mudah-mudahan pada tahun 2020 prosentasi tersebut akan mengalami percepatan naik menuju 70%.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Salam TDA menuju pasar bebas tahun 2020,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;----- Original Message ----- From: &lt;a href="mailto:muftie@gmail.com" title="muftie@gmail.com"&gt;muftie&lt;/a&gt; To: &lt;a href="mailto:tangandiatas@yahoogroups.com" title="tangandiatas@yahoogroups.com"&gt;tangandiatas@yahoogroups.com&lt;/a&gt; Sent: Saturday, September 15, 2007 6:36 AM Subject: RE: [tangandiatas] 2 M saja sudah sangat luar biasa (2 M dari mas Bambang Triwoko) Setuju pak Adib, mas Bambang Triwoko ini memang low profile, tapi sebenarnya luar biasa. Dan yang ditulis di blog dg 2M (Memberi dan Melayani) tidak hanya sebatas wacana tapi benar-benar dipraktekin. Saya sendiri merasakannya langsung. Bagaimana saya yang masih hijau di dunia bisnis, tiba-tiba dikunjungi mas Bambang yang datang jauh dari Klaten ke Jakarta, untuk memberi bimbingan dan pencerahan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Saya dan Istri langsung "di gojlog" di kios kami, mengenai seninya berhutang dan membesarkan usaha.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-1667581067903710638?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/1667581067903710638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=1667581067903710638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/1667581067903710638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/1667581067903710638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/09/2-m-memberi-dan-melayani.html' title='2 M (Memberi dan Melayani)'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-1985538736647963859</id><published>2007-08-27T12:50:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T22:21:41.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Branding Joglosemar</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Warga Joglosemar (JOGja soLO SEMARang) dimanjakan oleh alat trasnsportasi bus dengan branding bus pariwisata JOGLOSEMAR, yang bisa menghubungkan ketiga kota tersebut dari hotel ke hotel dan dari mal ke mal antar kota. Misalnya ketika kita naik bus pariwisata Joglosemar jurusan Jogja-Semarang maka kita bisa diantar dari Jl. Malioboro Jogja sampai ke Ciputra Mal Simpanglima Semarang, atau kalau kita naik jurusan Solo-Semarang kita bisa diantar dari Grand Mal Solo sampai ke Ciputra Mal Simpanglima Semarang. Tentu alat transportasi tersebut tujuannya adalah mensupport branding pariwisata yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah ketiga kota tersebut yaitu :&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Jogja = Never Ending Asia Solo = The Spirit of Java Semarang = The Beauty of Asia (SPA = Semarang Pesona Asia)&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Tujuannya agar para wisatawan dan investor bisa tertarik ketiga kota tersebut. Demikian juga pada tanggal 26 Agustus 2007 kemarin, telah berkumpul tiga provokator TDA dan membernya (TDA Jogja = Mas Bambang Triwoko, TDA Solo = Mas Budi Prajitno dan TDA Semarang = Mas Tito).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Tujuannya adalah terjadinya kolaborasi untuk memajukan dan melakukan percepatan dibidang entrepreneurship di tiga kota JOGLOSEMAR, harapannya bisa menggali potensi-potensi di daerah, sehingga membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran dan kalau bisa sampai mengurangi jumlah kaum urban, kalau di daerah bisa kaya kenapa mesti ke Jakarta semua. Walaupun harapan tersebut tidaklah gampang, karena uang sebagian besar masih berputar di Jakarta. Namun dengan tekad optimisme gaya TDA diharapkan minimal mampu berkolaborasi bisnis di daerah dan menarik calon investor untuk berkolaborasi masuk ke Jogja, Solo dan Semarang.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Salam semangat untuk Mas Bambang Trowoko, Mas Budi Prajitno dan Mas Tito, tetap semangat untuk kemajuan Joglosemar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Salam sukses untuk TDA Joglosemar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Suatu malam di Hotel Trims Jogjakarta)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-1985538736647963859?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/1985538736647963859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=1985538736647963859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/1985538736647963859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/1985538736647963859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/08/branding-joglosemar.html' title='Branding Joglosemar'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-4728996579688834120</id><published>2007-08-17T12:49:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T21:53:17.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Kita Akan Bermain Diposisi Yang Mana…???</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pemasar dari belahan benua Eropa dan Amerika dikenal mampu membuat customer yang membeli produknya tidak begitu mempermasalahkan harga, kondisi ini berbeda dengan pemasar dari benua Asia yang dikenal selalu mencoba menyuguhkan produk-produk dengan harga murah bahkan jika perlu semurah-murahnya, akibatnya produk harus dijual dengan jumlah yang banyak, harus bermain volume dalam penjualan dan turn over produk harus tinggi agar mendapatkan margin yang diinginkan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sehingga dari dua orientasi tersebut akhirnya menghasilkan produk dengan quality, cost, delivery, savety dan moral yang berbeda pula, yang satu tinggi + mahal dan yang satunya lagi biasa-biasa saja bahkan cenderung rendah + murah.Dan sekarang kita akan bermain diposisi yang mana....?, ada sekitar empat posisi ketika kita akan bermain margin (keuntungan) dan turn over produk yang bisa digambarkan sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;1. High Margin + High Turn Over = margin tinggi + turn over produk tinggi. 2. High Margin + Low Turn Over = margin tinggi + turn over produk rendah. 3. Low Margin + High Turn Over = margin rendah + turn over produk tinggi. 4. Low Margin + Low Turn Over = margin rendah + turn over produk rendah.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Bisnis retail biasanya akan mengambil posisi yang ketiga yaitu Low Margin + High Turn Over, artinya mengambil margin (keuntungan) yang rendah dan harus menjual produk dengan volume turn over yang tinggi. Disini retail banyak bermain dengan volume, yang sangat nampak jelas diposisi ini adalah retail-retail sembako, dari mulai hypermarket sampai mini market. Para pemain retail diposisi ini sering melakukan juga strategy mix margin, ribet, potongan discount dari suplier, sewa tempat yang murah dibawah harga normal pada umumnya, dan strategy-strategy lainnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(17 Agustus 2007, di Tegal)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-4728996579688834120?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/4728996579688834120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=4728996579688834120' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/4728996579688834120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/4728996579688834120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/08/kita-akan-bermain-diposisi-yang-mana.html' title='Kita Akan Bermain Diposisi Yang Mana…???'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-6329888740621949048</id><published>2007-07-25T18:16:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T21:52:26.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation'/><title type='text'>Jawaban Dari Pak Erbe Sentanu : (Sharing) Proses Menuju Positif Feeling (Goal Praying)</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a href="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/img0070a.jpg"&gt;&lt;img src="http://adibm.com/wp-content/uploads/2008/04/img0070a-150x150.jpg" title="img0070a" height="150" width="150" alt="" class="alignnone size-thumbnail wp-image-359"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Yth mas &lt;a href="http://www.adibmunajib.blogspot.com/"&gt;Adib&lt;/a&gt;,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Terima kasih emailnya mohon maaf kalau harus menunggu lama dikarenakan kesibukan dan banyaknya email yang saya terima. Selamat! Saya senang dengan sharing-sharing &amp;amp; semangat belajar Anda, semoga hanya Allah saja yang akan terus menuntun pemahaman yang sebenar-benarnya bagi Anda.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dalam menjawabnya saya mempunyai kesulitan. Pertama, karena banyaknya perbedaan pemahaman dari istilah yang digunakan masyarakat untuk berbagai istilah spiritual seperti energi, LOA, firasat dll. Dan kedua, yang paling menjadi gap disini adalah tingkat kemampuan kita dalam memproses (&lt;a href="http://www.digitalprayers.com/"&gt;menerapkan teknologi&lt;/a&gt;) keikhlasan dalam hidup sehari-hari.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;1. LOA bersifat menarik segala sesuatu dalam hidup kita, dan firasat adalah kemampuan deteksi dini kita atas apa yang (sedang) kita tarik, sebelum hal itu mewujud menjadi kenyataan. LOA adalah hukum (law) dan firasat adalah kemampuan (skill).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;2. Sementara ini untuk Anda Alphamatic Goal Praying adalah jawabannya, meskipun perlu disadari buku &lt;a href="http://www.quantumikhlas.com/"&gt;Quantum Ikhlas&lt;/a&gt; dan pelatihan Mind Focus! barulah tahap paling awal menuju inti jawaban yang Anda cari. Ini yang saya maksud dengan "tingkat kemampuan kita dalam memproses (&lt;a href="http://www.digitalprayers.com/"&gt;menerapkan teknologi&lt;/a&gt;) keikhlasan dalam hidup sehari-hari." diatas. Kuncinya adalah dengan meningkatkan keterampilan itu. Di &lt;a href="http://www.e-katahati.org/"&gt;Katahati Institute&lt;/a&gt; peningkatan keterampilan itu secara sistimatis dipelajari dalam trilogi pelatihan: Mind Focus!, Heart Focus! dan Soul Focus!.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;3. s.d.a. (poin 2).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;4. s.d.a. (poin 2) - note: Apa yang disampaikan oleh guru Anda tersebut benar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Mas &lt;a href="http://www.adibmunajib.blogspot.com/"&gt;Adib&lt;/a&gt; yang baik, mohon maaf saya tidak dapat menjelaskan lebih dari itu. Karena menurut saya semakin saya mencoba menjelaskan proses keikhlasan ini lewat kata-kata dan tulisan akan semakin tidak-jelas / complicated jadinya. Dan hanya melalui suatu proses aplikasi keikhlasan yang sistimatis dan terukur - (proses "istafti qalbak" = "Mintalah fatwa pada hatimu".) - maka hati Anda sendiri yang akan menjawabnya dengan ke-"ngeh"-an yang sederhana. Selamat terus menikmati hidup ini dan salam ikhlas untuk Anda sekeluarga.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;(&lt;a href="http://www.erbesentanu.com/"&gt;Erbe Sentanu)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;(Ngesrep Semarang)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-6329888740621949048?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/6329888740621949048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=6329888740621949048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/6329888740621949048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/6329888740621949048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/07/jawaban-dari-pak-erbe-sentanu-sharing.html' title='Jawaban Dari Pak Erbe Sentanu : (Sharing) Proses Menuju Positif Feeling (Goal Praying)'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-8509513684231003517</id><published>2007-07-23T18:00:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T21:50:40.457+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation'/><title type='text'>(Sharing) Proses Menuju Positive Feeling (Goal Praying)</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Alhamdulillah setelah saya mengenal LOA (law of attaraction / hukum ketertarikan) dan diperdalam dengan ikut seminar Quantum Ikhlas yang diadakan oleh TDA EO (thanks a lot), maka selama ini saya yang tergolong orang yang menganut goal setting, perlahan-lahan mulai masuk ke tahapan tergolong orang yang menganut goal praying, tadinya gelombang otak saya selalu berada dalam gelombang Beta, perlahan-lahan saya sudah bisa masuk ke gelombang Alpha, bahkan kalau tidur saya bisa masuk ke gelombang Delta, karena bisa tidur nyeyak dan tanpa mimpi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Namun dalam kesempatan ini saya ingin sharing beberapa pengalaman nyata dengan teman-teman, ada beberapa pertanyaan yang masih mengganjal dalam hati saya, yaitu : 1. Apa bedanya Firasat dengan LOA, sebab dalam pemahaman saya firasat adalah suatu berita yang datang sebelum adanya kejadian. Kalau menurut LOA firasat tidak ada karena yang ada adalah kita yang menarik kejadian tersebut. Contoh kejadian nyata, (mohon maaf saya ceritakan karena agar mudah menggambarkan) : Suatu hari saya mengendarai mobil bersama anak dan istri, kami sudah baca doa dan hati-hati, sampai disuatu rumah makan saya parkir ditempat parkir dan sampai ditunjukkan tempat parkir oleh tukang parkir, akhirnya saya yakin parkir ditempat yang benar. Namun ketika kami pesan makanan, tiba-tiba istri saya bilang, "mas, saya punya firasat tidak enak nih, agar parkir mobilnya dipindah saja". Dan saya menghibur ke Istri, "sudahlah kita serahkan kepadaNya", kita sudah memarkirkan dengan benar". Selang bebarapa menit, alarm mobil berbunyi kencang sekali dan mobil kami sedang dikerubutin orang, yah ternyata mobil kami ditabrak oleh pengendara motor yang menghindar menabrak orang, justru masuk ke tempat parkir mobil kami. Saya sempat syok sesaat dan jantung berhenti berdetak sebentar, namun setelah itu berdetak kencang sekali saat menerima kenyataan tersebut, walaupun akhirnya saya ikhlas dengan kejadian tersebut karena saya anggap sebagai Takdir, sebab sebagai manusia saya sudah berusaha sebaik-baiknya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Kalau menurut cara pandang LOA, justru istri saya yang menarik kejadian tersebut, namun menurut ilmu agama dikenal adanya firasat, sebagaimana pernah saya mendengar sebuah hadits agar kita berhati-hati dengan firasat orang muslim yang dekat dengan Allah.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;2. Ketika saya merasakan kekawatiran dan kegelisahan yang amat sangat, contohnya ketika omzet menurun drastis, maka susah sekali masuk ke gelombang Alpha, karena saya benar-benar dalam rasa takut yang luar biasa, mungkin disini ada teman-teman yang mengalami hal ini juga atau ada yang bisa menjelaskan...?&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;3. Dalam hukum kekekalan energi, semua energi yang kita keluarkan akan kembali kepada kita, kalau banyak mengeluarkan energi negatif akan kembali negatif, jika mengeluarkan energi positif maka akan kembali positif. Jadi energi tersebut abadi, sama seperti pemahaman dalam LOA, nah jika kita hubungkan dengan LOA apakah energi kita yang pernah kita lepas secara negatif akan sirna oleh positif feelingnya LOA....?, karena saya pernah mengalami kisah nyata berada pada positif feeling namun hal negatif yang pernah saya lakukan kembali ke saya lagi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;4. Saya pernah diajarkan seorang guru agar setiap hari berdoa untuk perlindungan diri, agar saya dilindungi oleh energi hidup yang positif, sehingga hal-hal yang negatifpun tidak akan masuk. Karena hal-hal negatif akan terus berada disekeliling kita, termasuk energi orang yang iri hati kepada kita, cemburu, tidak suka, benci, bahkan termasuk adalah persepsi negatif, baik dalam bentuk pendapat tertulis / lisan maupun dalam bentuk energi yang dikirim secara sadar atau tidak sadar. Contohnya adalah LOA dari orang-orang terdekat kita, seperti pikiran negatif Ibu, anak, Istri dan teman-teman disekiling kita. Sehingga dengan berdoa perlindungan diri agar kita dilindungi oleh energi hidup positif dari Nya, kita bisa terbebas dari hal-hal negatif karena kita dalam perlindunganNya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Demikian sharing yang ingin saya sampaikan, mudah-mudahan teman-teman bersedia menangapinya, bisa saja hal diatas yang saya ceritakan terjadi karena persepsi dan pemahaman saya yang belum mendapatkan pencerahan, sebelumnya disampaikan terimakasih.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Suatu siang di Ciputra Mal Simpanglima Semarang)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-8509513684231003517?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/8509513684231003517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=8509513684231003517' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/8509513684231003517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/8509513684231003517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/07/sharing-proses-menuju-positive-feeling.html' title='(Sharing) Proses Menuju Positive Feeling (Goal Praying)'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-3103276943247465162</id><published>2007-07-20T17:43:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T21:48:33.628+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Kita Berada Pada Posisi Yang Mana, Terpaksa + Sadar&amp;#8230;.???</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sejak Robert T. Kyosaki menyampaikan Cash Flow Quadran, maka hampir setiap pembicaraan yang berhubungan dengan financial selalu dikaitkan dengan 4 Quadrannya Robert T Kyosaki. Bukan suatu hal yang mudah ketika kita harus memutusakan sesuatu, pada saat kita berada dalam persimpangan, sementara pilihan yang harus kita tuju keduanya sama-sama kuat menarik kita.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Itu yang dirasakan oleh orang yang berada pada posisi persimpangan antara memilih karir yang bagus sebagai karyawan, self employee, business owner dan Investor. Pilihan orang paling banyak adalah menjadi karyawan, sedangkan pilihan ketiga menjadi Wiraswastawan dan Investor masih terbentang dengan segala lika-likunya. Sementara pilihan sebagai Business Owner seperti menjadi Wiraswastawan bagi pemula rupanya menghadapi dua momok yang mendasar yaitu :&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;1. Bagaimana harus memulai suatu bisnis rupanya inilah momok yang paling utama bagi pemula yang akan memulai usaha sendiri (business owner), karena dihadapkan pada perubahan diri kita sendiri (bagaimana merubah pola pikir, sikap mental dan habits) dan dihadapkan pada perubahan diluar diri kita (seperti, orang tua, anak, istri dan lingkungan sosial disekeliling kita). Ditambah lagi faktor mitos lain seperti Modal, Produk, Lokasi dll.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;2. Bagaimana kelangsungan bisnis kita setelah berjalan.. tentunya banyak berhubungan dengan taktik dan strategy kita dalam menyusun sistem yang kuat. Seperti tiga sistem utama yaitu sistem SDM, sistem marketing dan sistem kontrol (operational, accounting, finance, audit dan IT). Hal ini bagi pemula yang tidak mempunyai background Marketing tentunya perlu belajar lagi dari awal.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dilain pihak, perubahan menjadi Wiraswastawan itu bisa menjadi mudah manakala kita berada pada salah satu atau beberapa posisi sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;1. Posisi Terpaksa + Tidak Sadar, yaitu posisi orang yang terjepit / terpaksa harus berbisnis, seperti setelah di PHK, nganggur cari kerja tidak dapat-dapat, dipaksa orang tuanya bisnis dan lain-lain yang serba berada pada posisi dipaksa baik oleh kondisi dan keadaan. Orang pada posisi ini tingkat keberaniannya / "kenekatannya" bisa menjadi sangat luar biasa. Berarti dia terpaksa harus bisnis namun dia tidak sadar kalau sebenarnya punya potensi untuk berbisnis. Bahayanya adalah jika posisi ini dimiliki oleh orang yang memiliki mental dangkal dan pola pikir negatif malah menyebabkan dia berani bunuh diri.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;2. Posisi Terpaksa + Sadar, yaitu posisi orang suka tantangan, dia selalu menempatkan dirinya pada war zone, bukan comfort zone / zona nyaman. Orang pada posisi ini sebenarnya sudah berada pada posisi yang nyaman, namun dia selalu memposisikan diri pada posisi tidak nyaman ( terpaksa), sehingga dia tidak terlena dengan kondisi yang sekarang sedang berjalan. Dia masih bisa menikmati hasil kerjanya namun benar-benar diatur menikmati hasil kerjanya (sadar). Orang pada posisi seperti ini selalu ingin maju. Orang pada posisi ini sangat pandai mengelola resiko dan konflik. Bukankah kebanyakan orang kita itu selalu lupa diri ketika sedang jaya, setelah hancur baru sadar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;3. Posisi Tidak Terpaksa + Tidak Sadar, yaitu posisi orang yang sedang berimajinasi, posisi yang diciptakan oleh imajinasinya sendiri, bagaimana membayangkan kesengsaraannya jika tidak menjadi wiraswastawan dan membayangkan bagaimana kebahagiaanya jika sukses menjadi wiraswastawan. Tidak terpaksa karena berada dalam imajinasi, tidak sadar karena sedang berimajinasi. Setelah terbukti imajinasinya bisa diterapkan baru dia berada pada posisi No. 4.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;4. Posisi Tidak Terpaksa + Sadar, yaitu posisi orang yang dengan segenap keyakinannya yang bulat dan dengan kecerdasannya (IQ, EQ, AQ &amp;amp; SQ) merubah dirinya sendiri menjadi Wiraswastawan.Mungkin masih banyak posisi yang lain, namun jika kita berada dalam persimpangan maka lebih baik harus tahu posisi kita berada dimana. Sebab yang namanya perubahan selalu mencari perpindahan dari comfort zone yang sudah bisa dicapai menuju comfort zone yang lain.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Hotel Diamond Solo)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-3103276943247465162?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/3103276943247465162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=3103276943247465162' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/3103276943247465162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/3103276943247465162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/07/kita-berada-pada-posisi-yang-mana.html' title='Kita Berada Pada Posisi Yang Mana, Terpaksa + Sadar&amp;amp;#8230;.???'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-399380693409330195</id><published>2007-07-12T15:38:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T21:28:06.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiration'/><title type='text'>Virus Entrepreneur</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Virus Entrepreneur..., ya sebagaimana virus lainnya, virus HIV, virus Ebola, virus Influenza, semuanya susah mati. Virus hanya akan kabur oleh daya tahan fisik yang sangat kuat. Yah virus entrepreneur adalah virus mentalitas, virus entreperenuer tidak akan menular kepada orang-orang yang daya tahan mentalitasnya kuat. Yang baik adalah kita menjadi diri kita sendiri, yang tidak terpengaruh oleh optimisme orang lain, setiap kita punya jiwa/mentalitas sendiri-sendiri, copy paste optimisme orang lain hanya bersifat sementara dan akan membuat orang tersebut frustasi karena tidak menjadi dirinya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Yang salah kaprah adalah ketika kita hanya tahu bahwa entrepreneur itu sebuah kegiatan bisnis, padahal entrepreneur adalah sebuah jiwa. Ada karyawan yang mempunyai jiwa entrepreneur, ada politisi yang berjiwa entrepreneur, ada polisi, pedagang, dokter, dan profesi lainnya yang berjiwa entrepreneur. Apa sukses secara materi menjadi dominasi milik entrepreneur, saya kira itu justru mitos belaka, sukses dalam profesi apapun bisa kita lihat tidak semua yang sukses berasal dari orang yang berjiwa entrepreneur. Kita bisa hidup di dua kuadran, jika kita mau, karyawan juga pebisnis, karyawan juga investor, dokter manjadi investor, pebisnis menjadi investor dll. banyak contoh orang yang bebas financial dari jalur ini. Rejeki ada di 9 pintu, yaitu pintu dagang, kita jangan keblinger mengartikan arti dagang, kita jadi karyawan kan berarti kita memperdagangkan "memasarkan" keahlian kita. Itu juga salah satu pintu rejeki. Orang yang pandai memperdagangkan apapun / "siapapun" dia akan terbuka pintu rejekinya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Jadi memang virus entrepreneur hanya akan mengena ke orang-orang yang kurang kuat kemampuan mentalitasnya, seperti virus influenza menulari orang yang lemah fisiknya. Atau virus HIV yang akan menulari orang yang lemah Imannya...heh...heh...heh.... So jika kita mau mempunyai jiwa entrepreneur jangan terpengaruh optimisme orang lain dan jangan latah, lebih baik kita fokus terhadap kelebihan-kelebihan kita.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Jika kelebihan kita secara alamiyah berdagang ya berdagang, jika kita mempunyai kelebihan berkelahi ya jadi petinju atau tentara, jika kita pintar ngomong ya jadi pembicara atau negoisator, jika kita punya kelebihan berdakwah ya jadi dai, dll. Sebab kalau kita ikut-ikutan bisnis karena pengaruh optimisme orang lain, semuanya akan sia-sia saja buang tenaga, buang biaya, kita tidak bisa menjadi orang yang terbaik.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Selamat mempunyai jiwa entrepreneur yang lahir dari dalam diri kita sendiri, hidup adalah pilihan, anda bebas meniru jiwa / mental siapa saja (copy paste). Akan lebih baik jika kita mengikuti jalur alamiyah jiwa kita sendiri berada dimana. Wajar kalau kampus-kampus kita menghasilkan sarjana-sarjana yang menganggur, tidak semua orang yang kursus-kursus juga berhasil, termasuk sebagai siswa apapun di kampus manapun, sebab tidak semua lulusan universitas terkemuka lulusannya juga sukses secara materi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Demikian juga dengan kegiatan belajar menjadi entrepreneur tidak semuanya juga sukses sebagai pebisnis. Salah satu sebabnya ya terpengaruh dengan optminisme orang lain, yang akhirnya tidak fokus kepada kelebihan-kelebihannya sendiri dan tidak menjalani secara alamiyah jiwanya berada dimana.Do the best or nothing, lebih baik kita berada pada jalurnya sendiri-sendiri, selama berbuat yang terbaik maka akan sukses di bidang kita masing-masing, dan lebih baik lagi jika kita berada pada bidang masing-masing kita juga mempunyai jiwa entrepreneur.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Dagen Jogja)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-399380693409330195?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/399380693409330195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=399380693409330195' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/399380693409330195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/399380693409330195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/07/virus-entrepreneur.html' title='Virus Entrepreneur'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3202507338303965646.post-7093021881130392656</id><published>2007-07-06T17:40:00.000+07:00</published><updated>2008-08-24T21:33:45.864+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiration'/><title type='text'>Perjalanan Diri</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Perjalanan itu dimulai ketika saya dilahirkan dari sebuah keluarga yang sederhana, saya anak pertama dari empat bersaudara, bapak saya adalah seorang pendidik yang tekun yang merintis mendirikan sebuah yayasan pendidikan dari TK, SD, SMP dan SMA. Sedangkan ibu saya adalah pedagang kecil busana muslimah yang setiap hari tekun membuka kios dan berdagang keliling menjual busana muslimah. Jiwa entrepreneur sebenarnya ada dalam diri kakek saya dari jalur ibu yang terkenal kaya sebagai pedagang daging kambing dan kerbau sehingga anak cucunya banyak yang menjadi pedagang, sementara keluarga nenek yang dari jalur ibu lebih banyak berprofesi sebagai pemuka agama dan pendidik. Sedangkan dari jalur bapak rata-rata berprofesi sebagai pejabat dan politikus. Perjalanan itu dimulai ketika saya masih duduk dibangku SD yang sering disuruh ibu membawa dagangan ke pasar, sehingga saking seringnya ke pasar maka keinginan untuk berdagangpun tumbuh, sampai akhirnya saya berdagang buku, berdagang petasan, berdagang jajanan dan berdagang es kelapa muda hingga tak terasa sampai lulus SMP.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Masa SMA dilalui seperti remaja lainnya yaitu berpacaran, sehingga keinginan untuk berdagang seakan-akan sirna. Sampai akhirnya saya kuliah mengambil jurusan S-1 Akuntansi dan mengambil pendidikan pasar modal Indonesia yang pengajarnya berasal dari Bursa Efek Surabaya dan Bursa Efek Jakarta. Pada saat kuliah saya sangat aktif di organisasi intern dan extern kampus, saking aktifnya bisa 7 organisasi sekaligus saya ikuti, hingga saya menjadi aktivis yang sering mengadakan pertemuan-pertemuan dengan teman-teman mahasiswa tingkat nasional, rupanya jiwa politik dari keluarga bapak ikut mewarnai kehidupan saya, sampai akhirnya saya jenuh dengan dunia aktivis, karena dalam dunia politik yang abadi adalah kepentingan sehingga beberapa teman yang tadinya kawan berbalik menjadi lawan, akhirnya saya putuskan keluar dari dunia aktivis.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Berhenti dari dunia aktivis saya mulai masuk ke dunia bisnis, sehingga waktu itu disela-sela pulang kuliah saya kenal dengan dunia MLM yang saya jalani beberapa tahun sampai akhirnya diwisuda. Setelah wisuda disaat teman-teman pada mencari pekerjaan, saya justru buka usaha sendiri yaitu menjual lukisan kaca, yang saya jual dari bazaar ke bazaar dan dari pameran ke pameran, dan waktu itu hampir membeli sebuah toko, namun setelah hampir satu tahun menikmati menjadi pedagang lukisan kaca, ternyata orang tua tidak merestui, yang akhirnya saya mengalah dan berangkatlah saya ke Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Tiba di Jakarta dengan modal ijazah S-1 Akuntansi dan sertifikat pendidikan pasar modal Indonesia tanpa kesulitan saya diterima bekerja di sebuah perusahaan sekuritas yang berkantor di Jl. Gatot Subroto Jakarta. Namun selang beberapa bulan karena jenuh bekerja dibelakang meja, akhirnya saya menerima tawaran untuk bekerja di sebuah perusahaan retail entertaint yang menjual musik dan movie dan terakhir bekerja disebuah perusahaan retail fashion, disinilah saya mulai mengenal dunia konsumtif, dari mulai sering jalan ke kafe-kafe dengan teman-teman, mengenal kartu kredit sampai hutang 14 juta hanya untuk konsumtif, dan menikmati dunia hura-hura sebagai seorang karyawan yang mempunyai jabatan sebagai manager. Namun dibalik dunia konsumtifnya karyawan ada untungnya juga saya bisa keliling Indonesia, hampir seluruh kota di Sumatra dari Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang dan Lampung sudah pernah saya kunjungi, demikian juga kota-kota di pulau Jawa dari Banten sampai Bali sudah saya kunjungi, kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi pun sudah pernah saya kunjungi. Bahkan saya sudah merasakan berkunjung ke beberapa kota di China dan Hongkong.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Titik balik terjadi pada saat saya berkunjung ke sebuah toko buku di Mal Taman Anggrek Jakarta, sebuah buku bagaimana menjadi seorang entrepreneur karya Purdi E Chandra mengusik fokus saya yang tadinya full menjadi karyawan mengingatkan kembali ke masa lalu saya yang sudah memiliki jiwa entrepreneur, disitulah akhirnya saya mulai merintis membuka toko cellular dengan nama Siaga Cellular dan memangkas semua kartu kredit dengan melunasi semua hutang konsumtifnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sampai akhirnya untuk lebih memantapkan langkah dan jiwa entrpreneur, saya belajar di Green Leaf School of Entrepreneur dan Entrepreneur University, yang akhirnya membawa saya berkenalan dengan para pebisnis, mentor dan komunitas-komunitas milist, bendera yang saya usung adalah eWira Prima.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;(Suatu hari di Tegal)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3202507338303965646-7093021881130392656?l=adibm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adibm.blogspot.com/feeds/7093021881130392656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3202507338303965646&amp;postID=7093021881130392656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/7093021881130392656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3202507338303965646/posts/default/7093021881130392656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adibm.blogspot.com/2007/07/perjalanan-diri.html' title='Perjalanan Diri'/><author><name>Adib M</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://4.bp.blogspot.com/_EbB-p7jhj1Y/SKe4_oOc2-I/AAAAAAAAAD4/t5wfHbaccbU/S220/Senyum1b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
